Wabah virus corona atau pandemi dunia membuat tempat-tempat umum seperti mal yang biasa nya ramai harus dipaksa tutup, dalam jangka waktu yang cukup panjang. tutup nya mal dikarenakan dimana DKI Jakarta memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Bersakala Besar), sehingga segala jenis usaha yang tidak essensial terhadap kebutuhan pokok harus melakukan tutup sementara dengan jangka waktu yang di tentukan oleh Pemerintah Daerah.

di jakarta sendiri PSBB sudah berjalan cukup panjang dimana dari pertengahan maret semua usaha tempat hiburan, sekolah mulai di liburkan, serta kantor yang berjalan sudah dihimau melakukan Work From Home. karena pertambahan kasus yang cukup cepat pada tanggal 2 april psbb pertama jakarta di terapkan.

Mal Jakarta sendiri akhira nya dapat di buka setelah masa transisi psbb yang ke 3 tanggal 15 juni ini, masa transisi ini masyrakat sendiri sudah cukup banyak yang kembali beraktifitas, walaupun begitu pemerintah tetap kembali memberi himbauan untuk social distancing, karena corona masi menyebar di sekitar masyarakat jakarta.

Taman Tribeca Central Park Mal jakarta.

syarat-syarat mal yang di ijinkan kembali buka adalah sebagai berikut :

  1. Kapasitas mal harus tidak lebih dari 50%, dengan begitu masyrakat yang pergi ke-mal, akan tetap bisa menjaga social distancing.
  2. Setiap jarak atau daerah mal di berikan senitaizer untuk menjaga kebersihan pengunjung.
  3. Mal yang buka akan di tutup jika terjadi kasus corona di mal tersebut.
  4. Masuk kedalam mal harus di cek suhu tubuh, serta mengantri dengan jarak 1 meter dengan pengujung lain nya.
  5. Tenant yang masi belum boleh buka salon, bioskop, Karaoeke dan tempat fitness.

selain syarat-syarat ini mal-mal di jakarta sudah banyak yang berinisiatfi untuk menghadapi new normal, untuk tidak kembali di tutup dan mengurangi omzet-omzet tenant. contoh nya seperti mal Central Park dimana mereka sudah menyiapkan contact less atau mengurangi sentuhan dalam seperti mengambil tisu di toilet, dan sanitezer otmatis yang memudahkan pengujung untuk mebersihkan tangan nya. Central Park juga membuat berusaha untuk cash less, agar berkurang kontak langsung pengjung dan pegawai tenant yang berjaga.